“Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata); “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan diri kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar”. (QS. Az-Zumar : 3)
Allah itu Maha Dekat dan Maha Mendengar tidak membutuhkan kepada perantara. Allah berfirman : “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat.” (QS. Al-Baqarah : 186)
Orang-orang musyrik apabila berada dalam bahaya, mereka berdoa hanya kepada Allah saja, tetapi setelah selamat dari bahaya itu, mereka kembali berdoa kepada pelindung-pelindungnya berupa patung-patung sehingga Allah menyebut mereka sebagai orang kafir. Allah berfirman: “Dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah, dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata (Mereka berkata), “Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”(QS. Yunus : 22)
Maka kenapa sejumlah orang Islam berdoa kepada para Rasul dan orang-orang shalih (selain Allah). Mereka meminta pertolongan dari mereka, baik diwaktu susah maupun diwaktu gembira. Apakah mereka tidak membaca dan merenungi firman Allah. “Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang yang menyembah, sembahan-sembahan selain Allah, yang tiada dapat memperkenankan doanya sampai hari kiamat, dan mereka lalai dari (memperhatikan) doa mereka? Dan apabila manusia dikumpulkan pada hari kiamat, niscaya sembahan-sembahan itu menjadi musuh mereka dan mengingkari pemujaan-pewmujaan mereka.”(QS. Al- Ahqaaf 5-6 )
No comments:
Post a Comment